Lubukgambir's Blog

Segala hal tentang Pasisie Salatan

Category Archives: Agama

Wejangan Spiritual Imam Ja’far Ash Shodiq

Ilmu adalah landasan dari segala hal yang mulia, serta titik tumpu dari setiap maqam (derajat) spiritual yang tinggi. Oleh karena itulah Rasulullah Sang Nabi suci (semoga kedamaian tercurah atasnya dan atas keluarganya) bersabda, “Telah menjadi kewajiban bagi seluruh Muslim, laki-laki dan perempuan, untuk menuntut ilmu.” Ilmu yang dimaksud adalah ilmu yang menunjang ketaqwaan serta memperkokoh …

Baca selebihnya »

“Sabda-sabda” Imam Ja’far Ash Shodiq

Dalam artikel ini saya mencoba menyajikan untuk Anda irsyâd dan didikan para imam suci Ahlulbait as. untuk Syi’ah mereka, agar dapat diketahui batapa agung dan mulianya bimbingan mereka as. Jadilah Kalian Sebagai Penghias Kami Dalam sabda-sabda mereka, para Imam suci Ahlulbait as. meminta dengan sangat dari Syi’ah agar menjadi penghias bagi para imam dan tidak …

Baca selebihnya »

Generasi Islam Atba’ Tabi’ut Tabi’iin dan sesudahnya

5. Atba’ Tabi’it Tabi’in : Setelah para tabi’ut tabi’in: • Abdullah bin Al-Mubarak wafat 181 H • Waki’ bin Al-Jarrah wafat 197 H • Abdurrahman bin Mahdy wafat 198 H • Yahya bin Sa’id Al-Qaththan wafat 198 H • Imam Syafi’i wafat 204 H 6. Murid-Murid atba’ Tabi’it Tabi’in : • Ahmad bin Hambal wafat …

Baca selebihnya »

Nama-nama istri Sahabat Nabi

Istri2 Abu Bakar aas siddiq: 1. Qutailah bin Abdul Uzza bin Abdi bin As’ad 2. Ummu Ruman binti Amir bin Uwaimir bin Zuhal bin Dahman 3. Asma’ binti Umais bin Ma’ad bin Taim al Kats’amiyah 4. Habibah binti Kharijah bin Zaid bin Abu Zuhair Istri2 Umar bin Khattab: 1. Zainab binti Mazun 2. Quraibah binti …

Baca selebihnya »

Kenapa muncul banyak cabang di Syi’ah?

semenjak awal syiah sudah bercabang-cabang. Putra Ali Zainul Abidin yang juga berdarah Hasan bin Ali yaitu Zaid bin Ali memunculkan cabang pertama dari pohon Syiah. Zaid menolak mengakui keimaman saudara lain ibunya Muhammad bin Ali yang bergelar al Baqir. Zaid mempunyai semangat untuk melawan tirani Bani Ummayah. Tidak tinggal diam saja. Maka syiah Zaid disebut …

Baca selebihnya »

Raibnya Muhammad Al Mahdi (Imam ke-12 Syiah)

Kurang lengkap riwayat mengenai peristiwa menghilangnya Muhammad al Mahdi bin Hasan Askari, yang dianggap oleh Syiah Imamiyah (Syiah 12 Imam) sebagai Imam ke-12 mereka sekaligus menjadi Imam Mahdi atau Imam Ghaib zaman ini. Kisah kegaiban Muhammad al Mahdi terjadi ketika ia berumur 5 tahun. Pada waktu ayahnya Hasan meninggal dan jenasahnya  hendak disholatkan, maka majulah …

Baca selebihnya »

Mengenal Tabi’ut Tabi’in (generasi muslim ke-3)

Tabi’ut tabi’in (pengikut Tabi’in) adalah generasi ke-3 muslim sesudah generasi Tabi’in dan generasi Sahabat Rasulullah saw. Diantara mereka ada yang merupakan anak dari Tabi’in atau cucu dari Sahabat Rasulullah saw. Menurut definisi sunni, Tabi’in adalah seorang ulama yang pernah berjumpa dengan minimal seorang Tabi’in. Diantara para Tabi’ut Tabi’in adalah sebagai berikut: Imam Ja`far as-Sadiq ibn …

Baca selebihnya »

Mengenal Para Tabi’in

Tabi’in secara harfiah artinya pengikut. Secara istilah tabi’in adalah generasi umat Islam sesudah generasi sahabat. Sewaktu Rasulullah saw masih hidup Tabi’in bisa jadi masih anak-anak atau remaja atau belum lahir. Diantara tabi’in ada yang merupakan anak-anak dari sahabat nabi. Mereka belajar agama Islam dari ayah-ayah mereka atau dari para sahabat Nabi. Berikut daftar para tabi’in …

Baca selebihnya »

Tidak adakah konsep kepemimpinan dalam Islam?

semua orang islam sudah meyakini bahwa islam adalah agama yang sempurna dan lengkap untuk menjadi panduan umat manusia mengarungi dan menjalani kehidupan. mulai dari hal-hal kecil dan kelihatan sepele sampai hal-hal yang besar, semua diatur dalam Islam lewat al Quran dan Hadits-hadist Nabi. terus, apakah masalah kepemimpinan juga menjadi perhatian dari agama Islam? jelas sekali, …

Baca selebihnya »

Hadits Ghadir Khum

Imam Muslim meriwayatkan melalui salurannya dari Yazid ibn Hayyan; ia berkata: Aku dan Husain ibn Sabrah serta ‘Umar ibn Muslim pergi menemui Zaid ibn Arqam. Setelah kami duduk-duduk bersamanya, berkata Husain kepada Zaid: “Sungguh engkau telah mendapat banyak kebaikan. Engkau telah melihat Rasulullah, mendengarkan haditsnya, berperang bersamanya, dan shalat dibelakangnya. Sungguh engkau telah mendapat banyak …

Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.529 pengikut lainnya.