Tanjuang Kaciak

Kaum Pasukuan "Bujang Sambilan" dari Muaro Paneh Kubuang XIII di Bayang Nan VII – Pessel

Monthly Archives: March, 2010

TAPAN – BALAI SALASA


Salamaik tingga kampuang Silauik Kito bapisah hanyo lai Jo onda tuo jalan maaguik Nak ka Tapan denai ka pai Dima bana nagari Tapan Di Pasisia urang katokan Simpang tigo nan ka Kurinci Taraso lapa iyo nak makan Bagulai padeh jo sala ikan Makan batambuah sutan mantari Nagari Tapan nagari tuo Ado bioskop disuduik pasa Balainyo …

Continue reading

Salido, kenangan sejarah abad 16


Tepatnya daerah ini bernama Salido Ketek (Salido Kecil). pernah juga dieja sebagai Selida, Salida atau Salidah Pasaworongan (tersebut dalam Tambo Bayang Nan Tujuah). Terletak di Kecamatan Empat Jurai, dimana disini letaknya kota Painan, ibukota Pesisir Selatan. ada juga yang mempopulerkan nama daerah Bungo Pasang, dikaitkan dengan Salido Ketek ini. pada abad 16 yang lalu, Salido …

Continue reading

Ilyas Yakub : Pahlawan Nasional dari Pasisie


Ilyas Yakub adalah seorang pahlawan nasional dari Pesisir Selatan Sumatera Barat. Ia dilahirkan di Asam Kumbang pada tahun 1903 dan wafat pada 2 Agustus 1958, pada masa awal pecahnya perang PRRI di Sumatera Tengah. Ia juga seorang ulama lulusan Mesir dan tokoh pendidikan Islam. di masa hidupnya ia banyak mendirikan lembaga pendidikan Islam. Ilyas Yakub …

Continue reading

Undang-undang Darmasraya


Undang-undang Darmasraya adalah undang-undang yang berisi aturan pemerintahan Darmasraya, terutama yang berlaku di bumi Kerinci, sehingga disebut juga dengan naskah Tanjung Tanah. Naskah Tanjung Tanah diperkirakan ditulis sekitar tahun 1304 sampa 1397, di zaman kejayaan Adityawarman. Naskah tanjung tanah di kerinci di bawah ini ditulis dalam bahasa campuran antara bahasa melayu dan bahasa sanskerta. Ada …

Continue reading

Orang Rupit


Dalam beberapa Tambo terdapat sedikit cerita tentang orang Rupit (Urang Rupik). dikatakan bahwa sebelum kedatangan orang-orang Minang dari Luhak Nan Tigo ke Padang (kota Padang sekarang), Sungai Pagu (Solok Selatan) dan Banda Sapuluh (Pesisir Selatan), sudah bermukim di wilayah ini orang-orang Rupit. Malah ada yang disebut sebagai orang Tirau. siapakah sebenarnya Orang Rupit ini? Kalau …

Continue reading

Sejarah Kota Padang


Terdapat 2 buah versi mengenai sejarah berdirinya kota Padang, yaitu: versi Tambo dan versi Hofman seorang opperkoopman di Padang pada tahun 1710 dan juga pengarang mengenai adat dan sejarah Minangkabau (terutama adat matrilineal). Opperkoopman sebutan pada wakil Belanda untuk suatu daerah yang belum ditaklukkan Belanda. Kota Padang belum ditaklukkan saat itu sedangkan untuk daerah jajahan …

Continue reading

Tambo Kota Padang


1. Prakata Alam barajo , nagari bapanghulu, Kampung batuah, rumah batunganai, Minangkabau barajo bana, rantau barajo-rajo Mengaji dari alif, Memanjek  dari bawah, Membilang dari aso Saanak sakamanakan, sahino samalu Barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang Dengan mengucapkan rasa puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, kita panjatkan doa dan salam kepada  Nabi besar Muhammad SAW. …

Continue reading

Sejarah Pasisie Salatan


Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi 400.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan. Batas Wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, sebelah utara berbatasan dengan Kota Padang, sebelah timur dengan Kabupaten Solok dan Provinsi Jambi, sebelah selatan dengan Provinsi Bengkulu dan sebelah barat dengan Samudera Indonesia. …

Continue reading

Sutan dan Puti


Sutan Sutan adalah nama kecil atau gelar bangsawan Minangkabau, yang merupakan pergeseran penyebutan untuk Sultan (yang berarti raja) dalam Bahasa Minang. Dalam kebiasan masyarakat Minang tempo dulu, penyebutan huruf “r” dan “l” sering menghilang. Tak jarang huruf “r” bila di tengah sebuah “kata” berubah pengucapannya menjadi “gh”,”h” dan “l” atau menghilang. Tapi ada pendapat lain …

Continue reading

Siapakah Katumanggungan?


Selain nama Parpatih, juga sering disebut nama Ketumanggungan dalam Tambo Minangkabau. karena ia seorang datuk maka disebut sebagai Datuk Ketumanggungan (dieja ‘Datuak Katumangguangan’ dalam dialek Minang). ada pula yang menggunakan nama yang mirip yaitu ‘datuak tumangguang’, ‘datuak mangguang’ dan seterusnya. dalam sejarah kerajaan Kandis dan Koto Alang juga disebut nama Tumenggung bersama Patih, memimpin kedua …

Continue reading