Tanjuang Kaciak

Kaum Pasukuan "Bujang Sambilan" dari Muaro Paneh Kubuang XIII di Bayang Nan VII – Pessel

Undang-undang Darmasraya


Undang-undang Darmasraya adalah undang-undang yang berisi aturan pemerintahan Darmasraya, terutama yang berlaku di bumi Kerinci, sehingga disebut juga dengan naskah Tanjung Tanah.

Naskah Tanjung Tanah diperkirakan ditulis sekitar tahun 1304 sampa 1397, di zaman kejayaan Adityawarman.

Naskah tanjung tanah di kerinci di bawah ini ditulis dalam bahasa campuran antara bahasa melayu dan bahasa sanskerta.

Ada beberapa istilah yang merupakan bahasa melayu asli. Naskah ini juga menyebut-nyebut tentang kerajaan Darmasraya. Ini menunjukkan bahwa naskah tanjung tanah ini merupakan aturan yang berlaku di masa kerajaan tsb. Rajanya disebut sebagai Maharaja.

Baiklah kita pilah beberapa suku kata melayu dan sanskerta dari naskah ini

Bunyi Naskah Tanjung Tanah

.çri…ka…satita masa wesaka //.. ong //..//jYasta masa titi kresnapaksa //.. //diwasa …pduka sri maharaja karta………çri gandawangça mradanamaga… … saka……. kartabe……….

 

wesaka—tahun waisak atau saka

jyesta—nama bulan dalam tahun saka

kresnapaksa

paduka Sri Maharaja

Sri Gandawangsa

 

anugraha at..sang…kamtta nrang pda mandalika di bumi kurinci …
si lunjur kurinci maka ma…ha sanapati prapatih samagat prabalang-balangngan disa pra… di s..idangnga desa hallat…hallat di desa pradesa ba-nwa sahaya, jangan………….

 

pda dipatinya yang surang-surang……. barang tida… da pda dipati, dwa ta hil sapaha dandanya // sadang panghulunya bahawumman tYada ya manurunni, tYada ya manurunni pahawumman, mangada …kah ka-lahi, didanda satahil sapa-

anugrah

mandalika—dipakai dalam istilah persukuan Minangkabau

bumi kerinci–kurinci

Sanapati Prapapatih—senopatih Perpatih

Prabalang-balangan—perhulubalangan, kemiliteran

Hallat—helat

Banua—benua

Sahaya—rakyat, istilah rakyat belum dikenal karena itu istilah dari bahasa Arab

Desa, pradesa—desa atau perdesaaan

Bahasa kuno memakai awalan pra- untuk awalan per- di zaman modern, bukan berarti pre- atau sebelum sekarang ini

Surang-surang—ini bahasa Minang, yang artinya seorang-seorang atau masing-masing

Barang—maksudnya barang siapa

Dwa—dua

Tahil—tail, satuan mata uang zaman dulu yaitu berupa mas, mungkin setara dengan dinnar.

Danda—denda

Nya—akhiran –nya sudah dikenal, bukan akhiran –na seperti dalam prasasti Kedukan Bukit.

Sadang—sedangkan

Panghulu—penghulu

sri ka satita masa Waisaka

bulan jiesta masa kresna paksa

dewasa Paduka Sri Maharaja kerta

sri ganda wangsa perdanamaga

anugrah … pada mandalika di bumi kerinci

selunjur kerinci maka maha Senopati Parpatih semagat perbalang-balangan

sidang desa perhelatan

perhelatan di desa perdesa benua sahaya (rakyat)

Hukuman bagi perkelahian

pada dipatinya masing-masing..

barang siapa yang tidak ada dipati, dua tail dendanya

sedangkan penghulu berkaum tidak ada yang menurunkan

tiada menuruni pekauman, mengadakan perkelahian didenda setahil sepaha.

ha // jaka balawannan kadwa sam, kadanda kadwa //punarapi jaka ma-ngannakan judi jahi, yang adu mra… danda satahil sapaha, yang ba-judi kadanda satahil sapaha su-rang-surang, gaggah rabut dirampassi ma-lawan mangunus karris ……. tu-mbak bunuh / mati bala …… ngaka

Hukuman bagi perjudian, perampasan

jika berlawanan keduanya, sama didenda keduanya

tapi jika mengenakan judi jahi, yang adu

denda setahil sepaha, yang berjudi kedenda setahil sepaha masing-masing

gagah rebut dirampasi melawan menghunus keris… tombak bunuh

mati bala ngaka

da dusun nurang dunungngan … rati maling manyamun dYangkatkan nurang managih marusak rumah o-rang maling rusuh cangkal b..tupa banwakan, sanggabumikan bunuh anaknya trenyata panjing kedalam saparu lawan dipati yang dunungngannya didanda dwa tahil sapaha //

Hukuman bagi penyamunan, perusakan rumah, perusuh,

da dusun nurang dunungan … rati maling menyamun diangkatkan nurang menagih merusak rumah orang, maling rusuh cangkal b.. tupa benuakan,

sangga bumikan bunuh anaknya ternyata panjing kedalam separuh lawan dipati yang dunungannya didenda dua tahil sepaha

punarapi jaka orang mamagat pao-cap wurang dipiraknya olih orang
orang yang mamagat, didanda satahi-l paha //..// punarapi barang mangu-
bah sukattan gantang cupak ka-tiyan, kundre bungkal pihayu didanda satahi sa(pa)ha barang manunggu orang tida tang amat

Hukuman bagi tindakan curang dalam perniagaan

punarapi jaka orang memagat paocap wurang dipiraknya oleh orang-orang yang memagat didenda setahil sepaha, punarapi barang siapa mengubah sukatan, gentang, cupak, katian (timbangan), kundre bungkal piayu didenda setahi sepaha, barang siapa menunggu orang tidak tang amat

pda panghulunya orang yang ditunggu mangadakan rannyah baribin di-danda satahil sapaha yang manyuruh pwan sama danda kaowa, ba-rang mamagang orang tandang bartah…mahu-lukan judi jadi sabung maling, ba-rang mamagang didanda satahil sapaha-

pada penghulunya orang yang ditunggu mengadakan renyah beribin didenda setail sepaha, yang menyuruh puan sama denda keduanya, barang siapa yang memegang orang tandang bertah…mengulurkan judi jadi sabung maling, barang siapa yang memegang, didenda setahil sepaha

// barang orang nayik ka rumah orang tida ya barsarru barku-wat barsuluh, bunuh sanggabu-mikan salah ta olih mamu-nuh sanggabumikan oleh dipa-ti barampat suku, sabu su-k….xxxnuh sabusuk tida mamunuh

Hukum bagi yang masuk rumah orang lain tanpa izin

orang yang naik ke rumah orang, tidak ia berseru, berkuat, bersuluh, bunuh sanggabumikan salah ta oleh membunuh, disanggabumikan oleh dipati berempat suku, sebusuk membunuh, sebusuk tidak membunuh

.//maling kambing ma-ling babi danda sapuluh mas, ma-ling anjing lima mas, anjing ba-saja, maling anjing mawu sapuluh mas, anjing dipati pwan sakYa-n // anjing raja satahil sapaha // maing hayam sa-haya orang bagi as pulang duwa // hayam bannwa sikur pulang tiga // hayam kutra bagi sikur pulang lima // hayam dipati ayam anak cucu dipati bagi sikur pulang tujuh // hayam raja bagi sa pulang dwa kali tujuh //

Hukum bagi pencurian hewan ternak

maling kambing, maling babi, denda 10 mas

maling anjing 5 mas, anjing besaja (biasa),

maling anjing mau (pintar) 10 mas

anjing dipati puan sekian

anjing raja setail sepaha

maling ayam sahaya orang bagi as pulang dua

ayam benua seekor pulang 3

ayam kutra bagi seekor pulang 5 kupang

ayam dipati, ayam anak cucu dipati bagi seekor pulang tujuh

ayam raja bagi sa pulang dua kali tujuh

satuan mata uang zaman darmasraya, setahil sepaha, puan sekian, kupang

babi juga termasuk binatang berharga dan ini menandakan bahwa masyarakat Kerinci belum memeluk Islam sebab masih memelihara babi.

Dan ini juga menunjukkan bahwa pencurian hewan ternak juga pernah terjadi di tengah masyarakat.

Seekor pulang tiga?

hayam banwa lima kupang, hayam pulang manikal // hayam putra tangngah tiga mas // hayam hanak cucu dipati hayam dipati lima mas //

hayam raja sapuluh mas // barang mangiwat orang, da dandanya satahil sapaha, orang pulang sarupanya //

ayam benua 5 kupang, ayam pulang manikal

ayam putra tengah 3 mas—ayam jago muda

ayam anak cucu dipati, ayam dipati 5 mas—ayam milik keluarga raja atau pejabat

ayam raja 10 mas

barang siapa yang mengiwat orang, ada dendanya setail sepaha

orang pulang yang serupanya—memulangkan atau mengganti dengan yang serupa

jaka orang tandang bajalan basaja, bawa minam makan lalukan // barang sYapa orang mambawa atnya pa- njalak pasunguhhi hantar tati dusun, pakamitkan olih orang pu-nya dusun // maling tuwak di datas di bawah didanda lima mas //

 

Hukuman bagi pencurian minuman tuak

jika orang yang tandang (tendang) berjalan bersaja (biasa), bawa minum makan lalukan

barang siapa orang yang membawa atnya penjalak pesuguhi antar tati dusun

dipekamitkan oleh orang yang punya dusun

maling tuak diatas dibawah didenda 5 mas

maling bubu, bubu ditimbunni pa- di sipanuhnya, jaka tidak tarisi
lima mas dandanya // barang mangubah panycawida, didanda lima tahil
sapaha // barang bahilang orang mata karja yang purwa, sakati lima danda-
nya // .. // barbu // barang sYapa ba-rbunyi dusa sangkita, danda dwa ta-
hil sapaha // maling tapbu dipi-kul dijujung digalas, lima ku-pang dandanya // jaka dimakan dipaha-nynya tanamannya tanamkan, saba-tang di kiri sabatang di kanan dikapi- t, diganggam sabatang di kiri

Hukuman bagi pencurian padi, tebu

maling bubu, maka bubu harus ditimbuni/diisi padi sepenuhnya

jika tidak terisi 5 mas dendanya

barang siapa yang mengubah pencawida, didenda 5 tail sepaha

barang siapa yang berhilang orang mata kerja yang purba, sekati 5 dendanya

barang siapa yang berbunyi dosa sengketa, denda 2 tail sepaha

maling tebu dipikul, dijunjung, digelas, 5 kupang dendanya

jika dimakan dipahanya, tanamannya tanamkan, sebatang di kiri, sebatang di kanan dijepit, digenggam sebatang di kiri

bubu ini mungkin tempat menyimpan padi, seharga 5 mas. Tapi 1 mas ini berapa tahil atau berapa kupang? Sekati lima?

sabatang di kanan .. dibawa pu- lang tida dusanya makan tabu itu
maling birah kaladi hubi tuba dipahamba dwa puluh dwa lapan hari,
tida handak dipahamba, lima mas dandanya // maling bunga sirih pinang orang atawa sasanginya, dwa puluh dwa lapan ha-ri d(i)pahamba,

tida handak dipaha- mba lima mas dandanya // maling padi sata- hil sapaha dandanya // maling hubi bajujungngan lima kupang,

yang tida bajujung- ngan lima mas dandanya // maling tallu- r hayam itik prapati ditumbu- k tujuh tumbuk lima tumbuk, orang ma-nangah-i, dwa tumbuk tuhannya mukanya dihusap dangan tahi hayam, tida ta-risi sakYan tangah tiga mas dandanya // maling isi jarrat, anjing sikur ya piso rawut sahalai dandanya // maling pulut,  isi pulut langnga satapai-
yan dandanya, tida tarisi tangah tiga mas dandanya // maling kayin, ba- bat baju distar pari rupanya, sapuluh mas dandanya // maling basi babajan lima mas dandanya //maling kuraisani lima mas // maling la- baja tupang, sapuluh mas dandanya, ti- da tarisi dibunuh // orang maru-

Hukuman bagi pencurian hasil perkebunan (keladi, ubi, sirih, pinang, telur, isi jerat, kain, besi)

sebatang di kanan

dibawa pulang tidak ada dosanya makan tebu itu

maling birah (buah?) keladi, ubi tuba diperhamba 22 8 hari

tidak mau diperhamba, 5 mas dendanya

mencuri bunga sirih pinang, 22 8 hari diperhamba

tidak mau diperhamba, 5 mas dendanya

mencuri padi, 1 tail dendanya

mencuri ubi berjunjungan (yg menjalar) 5 kupang

yang tidak berjunjungan (tidak merambat) 5 mas

mencuri telur ayam, itik, merpati, ditumbuk 7 tumbukan, 5 tumbukan orang menengahi

2 tumbukan tuannya, mukanya diusap dengan tahi ayam

Tidak terisi (tidak sanggup) sekian tengah 3 mas dendanya

Mencuri isi jerat, anjing seekor dan pisau raut sehelai dendanya

Mencuri pulut (ketan) dendanya pulut langa setempayan

Bila tidak terisi, tengah 3 mas dendanya

Mencuri kain, bebat baju destar pari rupanya, 10 mas dendanya

Mencuri besi berbaja 5 mas dendanya

Mencuri kuraisani 5 mas

Mencuri labaja tupang, 10 mas

Tidak terisi dihukum mati

Selain ada hokum bunuh dan denda juga ada hokum dipenjara atau diperbudak dan ada hokum tumbuk.

gul si dandanya //orang maragang dwa ta-hil sapaha, tida tarisi sakYa-n dibunuh //maling hampangan tuwak saparah odang sadulang biyu-ku sikur, babi hutan sikur tida tarisi sakYan sapuluh mas dandanya //maling takalak panyali-n hijuk lima kupang //panyalin mano rutan lima mas //

panya- lin hakar sapuluh mas //maling a- ntilingngnan lima mas //

maling puka- t jala, tangkul, pasap, tal.a-y, gitrang, lima mas dandanya,

mamba-kar dangau, babinama dangu paka-rangan orang, babinasa talla le- nay panaleyyan nurang, ha- tap dinding lantai rangau, lima mas danda- nya // punarapi jaka bahutang mas pirak riti rancung kangca tambaga si-lamanya batiga puhun // singgan sapaha hayik mas manikal // jaka bahutang barras padi, jawa, ja-

Hukuman bagi pencurian tekalak, pukat, pembakaran dangau dan penghutang

orang yang meregang 2 tail

tidak sanggup, dihukum mati

mencuri empangan tuak, dendanya seekor babi hutan

tidak sanggup, 10 mas

mencuri tekalak penyalin ijuk 5 kupang

penyalon manau rotan 5 mas

penyalin akar 10 mas

mencuri antilingan 5 mas

mencuri pukat jala, tangkul, pesap, 5 mas

membakar dangau, dangau pekarang orang, 5 mas

atap dinding dangau, 5 mas

tetapi jika berhutang mas perak kangsa, tembaga, selama 3 pohon

jika berhutang beras padi, jagung, 2 tahun ketiga jemba beruk

gung hanjalai, dwa tahun katiga ja-mba barruk, labih dwa tahun katiga hingganya manikal // punarapi jaka orang mambawa parahurang, ti- da disalangnya, hilang pacah binasa, dwa mas dandanya // jaka ya disallang… hilang ta ya pacah binasa saraga nya bayir bali, jaka tida silihhisarupanya // tida ya ……………liwat dari janjang, tuwak sata…..n hayam sikur kapulangannya // biduk pangayuh galah, kajang la-ntai pulangan, itu pwan sakYa-raknanya // punarapi jaka orang tuduh manuduh, tida saksinya, ti-da cina tandanya, adu sabung, barang tida handak sabung jalahkan // penarapi jaka orang mabuk pan-ning salah langkah salah kata salah ka(?)- kakappan, mambayir sapat sica-ra purwa // punarapi jaka orang ba-

Hukum bagi peminjaman, perusakan atau penghilangan, penuduhan

lebih 2 tahun ketiga  …

tetapi jika orang membawa parah orang, tidak dipinjamnya, hilang, pecah atau rusak, 2 mas dendanya

jika dipinjam, hilang, pecah atau rusak, maka dibayar seharga belinya

jika tidak ganti dengan yang serupa

tidak sanggup, lewat dari jenjang, tuak …, seekor ayam penggantinya

tetapi jika terjadi tuduh menuduh tanpa saksi, tanpa bukti, adu sabung ayam

barang siapa yang tidak mau bersabung, jelaskan

tapi jika orang mabuk pening salah langkah, salah bicara, salah pegang, maka membayar sepat secara purba

tetapi jika orang ber…

dusa sangkita hiram tallihnya, ballum ta(ng?) suda pda da(pa)ti,

dapattan ta olih jajanang, kanna danda tamu(?)-wan dwa kali sapaha,

sapaha ka dalam, sapaha pda jajanang lawan dipati // dipagat olih ma- ntri muda di luwar hinggan tangngah tiga mas tida jajanang dipati barulih//

jaka baralahhan lima mas samas pa- rulihan dipati // hinggan sapuluh ma- s ka datas batahillan, dwa ma- s parolihan dipati // punarapi pda bannwa //

pda sahaya sapuluh tang- ngah tiga mas sipattanynya sapu-luh mas pda di(pa)ti tangngah tiga mas pda orang peonya anak // ban- a jaka ya bapungutkan hanak nya, dipati dipanggil dahulu bakarja pda dipati,

jaka dipati ku- diyan olih bakajakan hana- k didusakan, sakYan ta bunyi-

Keputusan atas persengketaan

berdosa sengketa, belum.. sudah pada dapati

dapatan oleh jejanang, kena denda temuan 2 kali sepaha

sepaha kedalam, sepaha pada jejenang lawan dipati

dipagat oleh Mentri Muda di luar hingga tengah 3 mas

tidak jejanang dipati beroleh

jika beralahkan, 5 mas seemas perolehan dipati

hingga 10 mas ke atas, 2 mas perolehan dipati

tapi pada benua

pada sahaya sepuluh tengah 3 mas 10 mas pada dipati tengah 3 mas pada orang punya anak

jika yang dipungutkan anaknya, dipati dipanggil dahulu bekerja pada dipati

jika dipati terakhir, oleh bekejakan anak didosakan, sekian berbunyi

Penutup Titah Maharaja

nyatnya titah maharaja drammasaraya // yatnya yatna sidang ma-hatmya sa-isi bumi kurinci si lunju kurinci // sasta li- kitang kuja ali dipati di-waseban, di bumi palimbang,  di hadappan paduka ari maharaja dra-mmasraya //&//..// barang salah silitnya, suwasta olih sidang ma- hatmya samapta //&// pranamya diwang çri samaleswarang aum // pranamya çri sadiwam, trelu-kyadipati stutim, nanadattru (?)

titah maharaja darmasraya

sidang mahatmya seisi bumi kerinci selunjur kerinci

sasta likitang kujaali adipati di Paseban, di bumi Palembang, di hadapan Paduka Sri Maharaja Darmasraya

barang yang salah silitnya, suwasta oleh siding mahatmya samapta

pernamya diwang Sri Samaleswarang Aum

Pernamya Sri Sadewam, Terlokya Adipati stutim, nanadattru

dretang waki tnitri satra samuksayam//..// // pranammya nama, tunduk manyambah, sirsa na(ma) kapala, diwa nama diwata, tre nama surga damYa pratala, dipati nama labih dreri pada sakalliyan
nama nama banyak, dretang nama yang dikatakan,

satra nama yang satra, samuksayam nama sarba sakalliyan // & //. //
ini saluka dipati ///

Pengagungan nama Adipati

nama, tunduk menyembah, kepala, dewa bernama dewata

ternama surga damya pertala, adipati nama lebih daripada sekalian,

nama yang banyak, dretang nama yang dikatakan

serta nama yang serta

semuksayam nama serba sekalian

inilah seloka adipati

………………………….
………………………….
………………………….
dangan mabuka ki(wa?)ka layang……….mah……………. maka kita baca duwa …
m tujuh …………. juh kali siyang, tujuh kali malam, baca dangan sacilas diri, dangan sukacita cuci diri dan sukacita han hastari kita,

sahaya kita sakaliyan sa… marabaya kita …ranak kita barang siyapa nayapa…….. danya du…wa hini,………….. guri hanu gara ‘allah huwa huwa nallah &//

Doa supaya terhindar dari bahaya sekaligus penutup Naskah

Dengan membuka ki… layang .. maka kita baca dua

Tujug kali siang, tujuh kali malam, baca dengan secilas diri dengan suka cita suci diri dan sukacita kita, sahaya kita sekalian

Marabahaya kita …barang siapa

Sumber :

http://www.hawaii.edu/indolang/lokakarya/ms/02%28037%29-tb.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: