Tanjuang Kaciak

Kaum Pasukuan "Bujang Sambilan" dari Muaro Paneh Kubuang XIII di Bayang Nan VII – Pessel

Panggilan “Uwan” kepada Mamak di Pesisir Selatan


Kemarin waktu ayah saya bersama saya di Bogor, saya sempat menanyakan perihal panggilan “Uwan” kepada mamak di Pesisir Selatan. Rasanya panggilan Uwan kepada mamak ini hanya saya dengar di Pesisir Selatan saja. Tapi entahlah kalau di daerah lain juga ada.

Di kampung saya, di Bayang, begitu pula di kampung istri saya, di Ranah Pasisie – Balai Salasa, mamak juga dipanggil dengan panggilan “Uwan”.

Ayah saya sendiri kepada mamaknya malah memanggil “Uncu” kepada mamak-mamaknya. Sedangkan ibu saya memanggil mamaknya dengan panggilan “Angah” dan mungkin juga “Uncu”.

Setahu saya orang-orang Darek (Luhak) memanggil mamaknya dengan panggilan “Mamak” atau disingkat “Mak” saja atau dengan disesuaikan dengan julukan di belakangan panggilan “Mak” misalnya “Mak Tuo, Mak Itam, Mak Uniang, Mak Anjang, Mak Adang, Mak Aciak, Mak Etek dan seterusnya.

Dan biasanya seorang mamak dipanggil “Mak Uncu” bila mamak tersebut adalah anak bungsu dalam keluarganya. Lalu disingkat menjadi uncu saja.

Begitu pula bila seorang mamak berada di posisi tengah dalam keluarganya maka ia dipanggil dengan panggilan “mak Angah” atau disingkat angah saja.

Ayah saya memanggil Uncu bukan hanya kepada mamaknya yang bungsu tapi kepada semua orang yang menjadi mamaknya. Begitu pula ibu saya, memanggil Angah kepada semua mamaknya.

Jadi disini terlihat ada pergeseran makna dalam kata Uncu dan Angah.

Dan panggilan uwan baru ada pada generasi sekarang (generasi sesudah generasi ayah dan ibu saya). Makanya ayah saya bilang bahwa panggilan “uwan” mulai dipopulerkan sesudah Zaman Bagolak (artinya pasca PRRI), bersamaan dengan populernya istilah Uda menggantikan panggilan Uwo dan Udo kepada kakak.

Sebenarnya darimana datangnya istilah uwan ini ya?

Mungkin istilah uwan diturunkan dari kata “tuan”, lengkapnya “mak tuan”, Mamak Tuan atau mamak yang dituakan (dalam bahasa Minang Mamak nan diTuoan). Sekarang di keluarga kami malah dipopulerkan lagi istilah “Uwa” sebagai perkembangan dari istilah Uwan. Sebelum keluarga kami sudah ada keluarga tetangga yang memulainya.

Sekarang istilah Uwan ini sudah mengalahkan panggilan Uncu dan Angah apalagi istilah mamak.

13 Juni 2011, Cibinong

8 Comments

  1. azmalnor

    orang Minang Negeri Sembilan di malaysia puratanya panggil nenek mereka Uwan. sedangkan Minang luar N9 lebih senang memanggil gelar “Nenek”… di kampung saya, dalam ‘perut ‘ saya, Uwan kami panggil “AWA”, ada juo yang panggil Uwa. ada di kampung lain yang panggi “Uwe(h)”.. mungkin sebab di NS ini percampuran perantau Minang nenek moyang kami yg datang dari seluruh pelusuk Luhak.. maka percampuran istilah turut berlaku…

  2. memang Pesisir Selatan unik dalam hal ini, memanggil uwan kepada mamak/paman dari fihak ibunya.
    di daerah lain ada yang memanggil uwan kepada abangnya yang artinya “Tuan”

  3. kayaknya panggilan uwan tak hanya ada di pasisia saja , di luhak 50 koto panggilan uwan sering juga terdengar , di lubuak bangku malahan ada rumah makan “UWAN” .

    • tapi kan uwan disini tidak berarti “mamak” kan?
      di beberapa daerah memang ada juga istilah “uwan” tapi artinya “uda”

  4. masing2 daerah minangkabau memiliki panggilan unik , di negeri sembilan malaysia , uwan ini artinya nenek ,

  5. Tenggiri Batang

    Pernah saya baca yang perkataan ‘uwan’ itu datangnya dari ‘puan’. Seperti disebut di atas, selalunya di Semenanjung Tanah Melayu yang mengikut dialect Minang, ‘uwan’ adalah nama panggilan untuk nenek (kinship term for ‘grandmother’ – grandfather is Atuk from ‘datuk’). Ada juga setengah keluarga yang memanggil nenek ‘uwo’.

    • Tanjuangkaciakmuaropaneh

      Mungkin ada benarnya pendapat anda itu daerah Melayu.
      Tapi di Negeri Sembilan kata Uwan berarti Nenek.
      Sedangkan di kampung saya Pesisir Selatan Sumatera Barat, kata Uwan diduga berasal dari kata Mak Tuwan atau Mamak Tuan, karena Uwan disini artinya Mamak.
      Sedangkan di Darek, Uwan sendiri artinya Uda atau kakak laki-laki.

    • Tanjuangkaciakmuaropaneh

      bisa saja itu terjadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: