Tanjuang Kaciak

Kaum Pasukuan "Bujang Sambilan" dari Muaro Paneh Kubuang XIII di Bayang Nan VII – Pessel

Benarkah Syiah tidak sesat?


 

MUI tidak pernah memfatwa Syi’ah itu sesat meski Syi’ah itu beda dan kita tetap harus waspada.
Meski demikian sebagaimana Habib Rizieq Shihab bilang, Sunni dan Syi’ah jangan saling mengganggu. Syi’ah jangan menyebar pahamnya di wilayah yg mayoritas Sunni. Sunni pun jangan menyebar pahamnya di wilayah yg mayoritas Syi’ah.
Jaga ukhuwah Islamiyah. Silahkan baca:
http://www.metrotvnews.com/index.php/read/newsvideo/2012/01/01/142507/MUI-Syiah-Tak-Sesat/3

Sunni dan Syi’ah harus saling menghormati:
http://news.okezone.com/read/2011/02/16/340/425236/fpi-syiah-dan-sunni-harus-saling-menghormati 

Kalau dilihat dari 6 rukun Iman dan 5 rukun Islam, Syi’ah itu tidak sesat.
Masih menyembah Allah dan mengakui Nabi Muhammad sebagai Nabi terakhir serta membaca Al Qur’an.
Saat kita Haji dan Umrah pun insya Allah Sunni dan Syi’ah sholat bersama2 di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi… Foto di atas menunjukkan jemaah umrah asal Iran (Syi’ah) yang memakai sorban shalat bareng dengan ummat Islam lainnya di masjid Nabawi.
Saat ini pun Iran yang menamakan negaranya Republik Islam Iran:
http://www.kemlu.go.id/Daftar%20Perjanjian%20Internasional/iran.htm 

Saat ini juga Iran yang Syi’ah termasuk dalam Organisasi Konferensi Islam bersama negara2 Islam lainnya.

Cuma menurut kaum Salafi Wahabi Syi’ah itu sesat. Sementara kebanyakan aliran Islam lainnya (Sunni) mereka anggap Bid’ah>Sesat>Masuk Neraka…

Salafi Wahabi memvonis Syi’ah sesat berdasarkan Hadits Al Kaafi yang sebenarnya menurut Syi’ah sendiri 58%nya adalah dhaif:
===
Shahih Bukhari dan Muslim, seluruh hadits yang ada dalam kitab itu yang tersambung sanadnya adalah shahih, sedangkan Al Kafi, kebanyakan haditsnya adalah dhaif. Menurut pengakuan Fakhruddin At Tharihi ada 9845 hadits yang dhaif dalam kitab Al Kafi, dari jumlah 16119 hadits Al Kafi.
Sedangkan mayoritas hadits dalam Al Kafi adalah Ahad yang tidak dapat dijadikan pegangan dalam masalah akidah –menurut syi’ah sendiri-.
http://bilqis.hexat.com/duniasyiah/36 

===
Di syi’ah tidak pernah menyebutkan Bihar al anwar maupun Al Kafi itu kitab2 shohih, jadi setiap riwayat hrs benar2 dipelajari/diteliti terlebih dahulu sebelum dinilai shohih atau dhaif atau dll…

http://syiahali.wordpress.com/2011/08/08/membantah-hakekat-com-di-syi%E2%80%99ah-tidak-pernah-menyebutkan-bihar-al-anwar-maupun-al-kafi-itu-kitab2-shohih-jd-setiap-riwayat-hrs-benar2-dipelajariditeliti-terlebih-dahulu-sebelum-dinilai-sho/ 
===
Di Sahih Bukhari sendiri ada Hadits di mana seorang pria Balligh disuruh menetek pada perempuan yang bukan Muhrimnya. Nah jika kita memakai Hadits ini untuk mengkafirkan Sunni juga mudah sekali karena lebih parah daripada nikah mut’ah. Pada nikah Mut’ah orang masih nikah meski mut’ah. Namun ini tidak pakai menikah pria dewasa bisa menetek pada wanita yg bukan muhrimnya. Jika pada Hadits Sahih saja bisa begitu, bagaimana dgn menghukum kekafiran pada Hadits2 yang dhaif selain Bukhari dan Muslim?

Ulama Malaysia sendiri tahun 1984 memfatwakan bahwa aliran Syi’ah Jaafariyah dan Zaidiyah diterima di Malaysia meski kemudian di tahun 1996 fatwa tsb dimasukh-kan.
http://kabarislam.wordpress.com/2011/12/12/fatwa-ulama-sunni-tentang-syiah/ 

Ada juga saking bencinya dengan Syi’ah sehingga mengeluarkan pernyataan yang aneh seperti:

“Syi’ah itu lebih bahaya dari Ahmadiyah”

http://www.hidayatullah.com/read/20463/01/01/2012/ijabi-tuduh-amerika,-aqil-tuduh-pihak-ketiga.html

Bagaimana mungkin Syi’ah yang masih mengakui Nabi Muhammad sebagai Nabi Terakhir dianggap lebih berbahaya ketimbang Ahmadiyah yang mengakui Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabinya? Apa pernyataan itu tidak sesat?

Ada juga yang menyatakan:

Lebih baik Yahudi dan Nasrani ketimbang Syi’ah!

Padahal Syi’ah meski beda dengan Sunni, namun masih menyembah Allah, membaca Al Qur’an, dan memuliakan Nabi Muhammad sebagai Nabi terakhir.

Sementara Yahudi dan Nasrani memaki Allah sebagai Iblis, membakar Al Qur’an, dan menghina Nabi Muhammad. Bahkan Yahudi berulangkali berusaha membunuh Nabi Muhammad. Silahkan lihat:

Bukti Allah adalah Iblis, krn butuh tumbal anak sendiri

http://indonesia.faithfreedom.org/forum/bukti-allah-adalah-iblis-krn-butuh-tumbal-anak-sendiri-t41886/

Yang patut diingat adalah bahwa yang saat ini membantai jutaan Muslim di Palestina, Iraq, Afghanistan, dan Pakistan adalah Israel dan AS. Bukan Iran/Syi’ah. Jadi kenapa berpihak pada AS dan Israel dan turut menghantam Iran/Syi’ah?

Di berbagai ayat Al Qur’an dijelaskan bahwa yang harus dijauhi/diwaspadai ummat Islam adalah kaum Yahudi dan Nasrani seperti:

“Yaitu Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai (Yahudi) dan bukan pula jalan mereka yang sesat (Nasrani)” [Al Fatihah 7]

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. ” [Al Baqarah 120]

Orang-orang yang beriman tidak akan mengambil kaum Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. [Al Maa-idah 51]

Hanya orang munafik yang dekat dengan kaum Yahudi dan Nasrani yang saat ini tengah memusuhi Islam dan membantai ummat Islam:

“Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.” [Al Maa-idah 52]

Jadi kebencian orang-orang yang Anti Syi’ah ini kerap sudah di luar logika lagi.

Maraknya isyu Sunni vs Syi’ah pada saat perseteruan AS dan Israel dengan Iran yang Syi’ah menurut saya cukup menarik.

Sumber:

http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/02/mui-syiah-tak-sesat/

2 Comments

  1. banggor

    mereka yang bilang syiah itu sesat adalah mereka yg tidak mengetahui tentang ISLAM, ingat ALLAH SWT tidak pernah memaksa supaya manusia itu memeluk satu agama akan tetapi kita disuruh memilih dengan menggunakan akal dan fikiran,ingat dengan perkataan KUN manusia dunia ini bisa memeluk agama ISLAM,Nasrani,jahudi,Majusi dll, makanya kita jangan cepat-cepat mengatakan ajaran itu sesat, jangan kita mudah dipecah belah ISLAM itu bersaudara, gitu boss

  2. bagaimanapun juga , Shalahudin Al-Ayyubi sebelum membebaskan Jerussalem daripada Belenggu Pasukan Salib Eropa, dulunya ketika Dia masih muda berhasil membebaskan Mesir daripada Kesesatan Syiah Fatimiah yg suka meng-ada2… Nabi Muhammad SAW juga tidak pernah mengajarkan kedengkian dan dendam seperti Yang Syiah Iran lakukan,,, Urut2an Jihad sebelum melawan Yahudi Zionis adalah mengalahkan Syiah Rafidhah Pendengki dari dalam Islam (Sempalan Islam yg pura2 membela ‘Ali RA)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: