Tanjuang Kaciak

Kaum Pasukuan "Bujang Sambilan" dari Muaro Paneh Kubuang XIII di Bayang Nan VII – Pessel

Prasasti Minyetujoh (Aceh, abad 14)


“hijrat nabi mungstapa yang prasaddha tujuh ratus asta puluh savarssa hajji catur dan dasa vara sukra raja iman varda rahmatallah gutra barubasa mpu hak kedak pasema taruk tasih tanah samuha ilahi ya rabbi tuhan samuha taruh dalam svargga tuhan tatuha”

(Setelah hijrah Nabi, kekasih yang telah wafat, Tujuh ratus delapan puluh satu tahun Bulan Dzulhijjah empat belas hari, hari Jumat, Raja Iman rahmat Allah bagi Baginda (warda), Dari keluarga Barubasa mempunyai hak atas Kedah dan Pasai, Menaruk di laut dan darat semesta (semua), Ya Ilahi Tuhanku semesta, Masukkanlah Baginda ke dalam surga Tuhan)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: