Tanjuang Kaciak

Kaum Pasukuan "Bujang Sambilan" dari Muaro Paneh Kubuang XIII di Bayang Nan VII – Pessel

Raja Penghulu, Bendahara Sakti dan Sultan Di Langit


Raja penghulu adalah ketua para penghulu terutama suku Caniago. Raja Penghulu kemudian mendapat gelar Datuk sehingga menjadi Datuk Raja Penghulu. Raja Penghulu merupakan seorang penghulu pucuk, diatas penghulu bawah paruik, penghulu andiko dan penghulu selingkar kaum.

Bendahara Sakti adalah turunan dari Tuan Titah (Tuan Penitahan) di Sungai Tarab. Dan Tuan Titah sendiri adalah juru bicara dimana perintah raja keluar melalui mulutnya atau dibacakan olehnya. Beliau bergelar Datuk Bendahara Putih, sukunya Caniago. Bendahara Sakti kemudian mendapat gelar datuk pula sehingga menjadi Datuk Bendahara Sakti.

Sultan Di Langit merupakan sebuah gelar kehormatan dan penyanjungan bagi seorang sultan. Ia dianggap sebagai sultan di langit karena ia menjadi sultan lantaran kedekatannya dengan pesan-pesan langit atau agama. Sultan Di Langit pun memperoleh gelar Datuk sehingga bergelar Datuk Sultan Di Langit atau disingkat menjadi Datuk Tandilangit.

Ketiga datuk inilah leluhur-lehuhur yang mulia dimata kami.

2 Comments

  1. mangkuto rajo

    mungkin koreksi sedikit, Datuak Bandaro Putiah yang berkedudukan di Sungai Tarab bersukukan Piliang Sani ( bukan Caniago ), karena Datuak Bandaro Putiah merupakan pucuk bulek lareh Koto Piliang , sedangkan pucuk bulek Bodi Caniago adalah Datuak Bandaro Kuniang di Kuburajo, Limo Kaum.

    • yang jelas Dt Bandaro Sati di kampung saya bersuku Caniago dan beliau itu kakek buyut saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: