Tanjuang Kaciak

Dalimo Payobada Guci

Novel Maharaja Adityawarman


FB_IMG_15623976570712636.jpg

Sayang sekali novel historis tidak beredar lagi di pasaran. Kisah tentang penguasa Suwarnabhumi pada abad 14. Beliau memindahkan istana Malayapura dari Dharmasraya ke Surawasa, dekat Pariangan, lereng Gunung Marapi. Tujuannya tidak lain adalah mengamankan pusat kekuasaannya dari ancaman Majapahit yang sudah tak terkendali pasca terbunuhnya Raja Jayanegara. Adityawarman tahu betul bagaimana kultur kekuasaan di lingkar istana Trowulan tersebut. Walaupun Adityawarman ikut berjuang membesarkan Majapahit bersama Gajah Mada namun ia merasa perjuangannya tidak dihargai oleh segenap kawula istana pasca terbunuhnya Jayanegara sepupunya sendiri. Aditya mencium gelagat busuk di keraton Majapahit. Secara genetik, kakek dari Aditya merupakan pembesar di Singosari, pendahulu Majapahit. Tapi semua itu sudah tak dianggap.

Bagaimana kisahnya secara keseluruhan, silahkan cari novelnya, karya Rijaluddin Shar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: