Tanjuang Kaciak

Kaum Pasukuan "Bujang Sambilan" dari Muaro Paneh Kubuang XIII di Bayang Nan VII – Pessel

Category Archives: Sejarah

Pengertian Dewang


Oleh : Dian Ikhwan Sutan Marajo ( di Grup FB KKDM) DEVANG (dibaca: Dewang) adalah nama yang diberikan kepada anak laki-laki Bangsawan Kerajaan di Minangkabau pada periode abad ke XII hingga XVI Masehi terutama pada masa kejayaan Kerajaan Malayapura Svarnabhumi di jantung Svarnadwipa/Sumatera. Kata Devang sendiri merupakan saduran dari Bahasa Sansekerta yang berarti Seperti/Seumpama/Laksana Dewa. …

Continue reading

Wijayawarman


Wijayawarman adalah raja Minangkabau atau Pagaruyung yang ke-3 sesudah Ananggawarman. Nama kecilnya adalah Dewang Pandan Salasih Putrawana, yang kemudian diberi gelar Yang Dipertuan Maharaja Sakti I atau Tuanku Maharaja Sakti I. Ia adalah menantu dari Ananggawarman atau suami dari putri Anaggawarman yang bernama Puti Reno Bungsu Silindung Bulan. Ibunya adalah saudara perempuan dari Ananggawarman yang …

Continue reading

Sejarah Pariaman


Kota pelabuhan Pariaman beberapa abad lalu telah disinggahi pedagang-pedagang dari Nusantara maupun mancanegara. Saat itu orang Minangkabau di pedalaman Sumatra Barat memproduksi emas, kertas, madu, kemiri, serta hasil bumi lokal untuk dijual di pelabuhan. Awal abad ke-17, Sultan Aceh datang untuk mengusai tempat dan berikutnya VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) yang menguasainya. Masyarakat Pariaman yang hidup …

Continue reading

Sejarah Pesisir Selatan era Hindia-Belanda


Zaman Hindia-Belanda Awal Mei 1662 VOC mendapat konsesi untuk berdagang di pantai barat Sumatra yang disahkan dengan Perjanjian Painan yang diprakarsai oleh Groenewegen yang membuka pintu bagi Belanda untuk mendirikan loji di kota Padang, selain kantor perwakilan mereka di Tiku dan Pariaman. Dengan alasan keamaman kantor perwakilan di kota Padang dipindahkan ke pulau Cingkuk hingga …

Continue reading

Sejarah Kesultanan Brunei Darussalam


a.Sejarah Awal Brunei (Kerajaan Brunei Tua) Catatan sejarah menyebutkan bahwa peradaban Brunei diketahui telah ada sejak abad ke VI. Kala itu,daerah Brunei dikenal sebagai salah satu pelabuhan persinggahan para pelaut dari Cina, Arab, dan India. Para pelaut yang didominasi kaum pedagang tersebut biasanya singgah sejenak di pelabuhan Bruneikemudian melanjutkan pelayaran ke daerah-daerah yang kini kita …

Continue reading

Daftar Raja-Raja Suwarnabhumi Minangkabau Pagaruyung


Adityawarman Ananggawarman, anak Adityawarman Dewang Pandan Putowano (Tuanku Marajo Sati I), menantu Ananggawarman Puti Panjang Rambut I (Bundo Kandung) Dewang Ramowano (Cindurmato) Dewang Ranggowano (Sultan Lembang Alam) Dewang Sari Deowano (Tuanku Marajo Sati II), Yamtuan Bakilap Alam Dewang Sari Magowano (Sri Raja Maharaja), Yamtuan Pasambahan Sultan Alif I Khalifatullah Yamtuan Rajo Gamuyang I Sultan Ahmadsyah …

Continue reading

Puti Reno Jalito (Putri Ratna Jelita)


dari berbagai sumber ada banyak nama Puti Reno Jalito, diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Puti Reno Jalito (Puti Jamilan), istri Adityawarman, ibu dari Ananggawarman (Sultan Pandak). Ia juga saudari dari Datuk Perpatih Nan Sebatang. 2. Puti Reno Jalito, putri dari Puti Reno Nalo Nali dengan Tuan Titah VI, atau cucu dari Rajo Bagewang II. Ia …

Continue reading

Dinasti Tuanku Marajo Sati


1. ¬†Dewang Pandan Putowano Dia yang bergelar Tuanku Marajo Sati yang pertama kali. Dia adalah adik kandung dari Dewang Bonang Sutowano yang ikut gurunya Syekh Maulana Maghribi berkelana berdakwah. Dewang Pandan Putowano menikah dengan Puti Reno Bungsu (Puti Silindung Bulan), putri bungsu dari Ananggawarman dan Puti Reno Dewi. Diduga ayahnya Dewang Putowano ini adalah mamak …

Continue reading

Daftar Raja Inggris (Britania Raya)


Daftar dari dinasti Dinasti Stuart dll: – Harold (dari dinasti Wessex) – Edgar the Aetheling – William I (1066- 1087, dinasti Matilda) – William II (dinasti Norman) – Henry I (dinasti Matilda) – Stephen (dinasti Blois) – Henry II (dinasti Plantagenet) – Richard I – John – Henry III – Edward I – Edward II …

Continue reading

Dharmasraya dan Kerinci


Dharmasraya dalam bagian akhir Naskah Tanjung Tanah “… luh mas pda di(pa)ti tangngah tiga mas pda orang punya anak, banua. jaka ya bapungutkan hanaknya, dipati dipanggil dahulu bakarja pda dipati, jaka dipati kudiyan olih bakajakan hanak didusakan, Sakyan ta bunyinya atnya titah Maharaja Drammasaraya, yatna yatna sidang mahatmya saisi bumi Kurinci silunjur Kurinci, samasta likitang …

Continue reading